Ada yang suka masakan chinese food, disini salah satu tempat favorit saya untuk menikmatinya. Harganya relatif standar, tapi yang bikin lebih heboh lagi, kalo mereka lagi kerjasama dengan salah satu kartu kredit, diskon yang diberikan bisa sa
mpai 50%. Harganya jadi lebih murah, dengan rasa yang tetap stabil dan cukup memanjakan kita sebagai petualang kuliner.
Lokasi tempat ini ada di gedung Sri Ratu Pemuda lantai G1, bilang aja sama bapak satpam liftnya mau ke restoran Holiday. Parkir aja di ground, biar gampang kalo mau ke lift. Sebaiknya kalo makan disini bareng-bareng sama keluarga, atau sama relasi bisnis, kalo buat makan menyendiri kayaknya kok kurang pas ya.
Ok, menu andalan saya disini adalah Mie Ayam (banyak macem-macemnya, ada yang pake pangsit, bakso dan sebagainya, tapi pilihan saya tetap Mie Ayam Polos), yang biasanya saya jadikan makanan pembuka (he..he.., maklum porsi makan jumbo nihh.). Selanjutnya untuk menu bersama, ada Ayam Kung Pao, Sapo Tahu Seafood, Kwetiaw Siram, sayurnya bisa pilih Pok Cai atau Baby Kailan. Masih banyak menu yang lainnya tapi yang pernah saya coba dan sangat recommended adalah beberapa menu diatas. Ok,, siap… Kita review satu-satu ya.
Waktu pemesanan cenderung tidak terlalu lama, secara kokinya banyak banget. Kita bisa liat dari meja kita ke kitchennya, banyak banget yang masak. Tidak lama setelah semua pesanan masuk, saya selalu mengawalinya dengan Mie ayam. Porsinya sangat pas untuk sekali makan. Mienya yang kuning dan besar lengkap dengan sayur. Istimewanya lagi, ayamnya gurih banget, terus ayamnya sendiri mencapai 25 % dari porsinya sendiri, lengkap kan.. Kalo dimakan tambahkan sedikit sambal dan kecap asin,2 menit aja waktu yang dibutuhkan untuk menghabiskan mie ayamnya.
Masuk ke menu utama, Ayam Kung Pao. Ayam yang dimasak dengan cara dipotong kecil-kecil, terus dicampur dengan kacang mete. Rasanya yang manis dan gurih, belum pernah saya temukan di resto lain. Kalo dimakan begitu saja alias di”gado”, rasanya terlalu kuat manisnya, tapi sebagai lauk dicampur dengan nasi memberikan kenikmatan mewah. Kombinasi yang sempurna lagi, apabila ditambahkan dengan Sapo Tahu seafood. Ini makanan pendukung yang luar biasa sedapnya. Dengan tekstur agak kental, rasanya yang dominan asin gurih, mampu mengikat manisnya si “ayam kung pao’ dengan gurihnya, sehingga warna-warni rasa terpecah di mulut, menandakan bahwa juru masak menciptakan menu bukan hanya ntuk “stand alone” tapi juga bisa dikombinasikan tanpa merusak rasa.masing-masing… Emm.. Ditambah sayur untuk memberi rasa segar. Kalo suka yang kriuk–kriuk boleh pesan baby kailan, tapi kalo keluarga saya lebih memilih sayur pok cai, yang diolah dengan sukses oleh juru masaknya, sampe gak ada lagi rasa getir dan langunya.
Lain halnya dengan kwetiaw siram seafoodnya, ini memang makanan “stand alone”, alias dimakan sendiri. Rasanya yang gurih cenderung asin, sangat luarbiasa. Kwetiawnya sendiri memang layak dapat penghargaan, karena tepungnya sama sekali tidak terasa dan sewaktu digigit terkesan padat namun tidak alot… Siramnan seafoodnya sendiri gak usah ditanya, yuummmy… bisa kayak melting di pinggiran piring, apalagi kalo masih panas, asap yang disertai bau masakan seafoodnya bikin lupa diet… he..he.. Gak papa, sekali-kali.
Akan lebih lengkap lagi kalau makanan itu ditutup dengan chinese tea, yang konon dianggap mampu mempercepat penghancuran lemak-lemak dan menghilangkan rasa “eneg” yang biasanya sering timbul setelah kita makan-makanan yang dimasak dengan olahan tepung maizena dan dengan porsi banyak… Syurrr… langsung segar dan bersemangat lagi. Minum chinese tea-nya selagi panas, rasa pahit dan sepat jadi penutup yang lengkap makan besar kita.
Ok, petualang kuliner, kalo lagi jalan-jalan di semarang bawah, coba datang kesini dan pesan menu rekomendasi saya, terus kalo sempat kasih komen kesini . Siapa tau selera kita sama… sampai ketemu di resto dan tempat makan berikutnya.


